Minggu, 25 November 2012

Hujan dan Rindu

hujan menyelamatkan rindu
yang tak pernah kau kenali
rasa sayang harus kembali ke benak gerimis
sebelum dingin memusuhi rasa sakit

ketika duka coba ditulis
masa depan tiba-tiba pecah
seperti kenangan yang mengiris-iris
seperti luka yang tak mungkin sembuh oleh tangis

hujan mempertegas sunyi
sehingga rindu harus kembali dimaknai
setelah kata-kata mandul
dan segenap bahasa menjadi tumpul

kerinduan yang lumpuh
dan kehangatan semu
akhirnya harus luruh. mengalir
dalam bening sungai bernama puisi
hanyut dalam hening kepak kupu-kupu yang terus bertasbih

hujan mengantarkan rindu
pulang ke makna terdalam
tentang cinta kepada sirah paling harum
tentang kisah yang membasahi semesta
lewat embun pada dedaun

hujan dan rindu saling menguatkan
seperti laut yang membutuhkan jarak
agar ia bisa disebut samudera




3 komentar: